Senin, 23 Oktober 2017

Macam-macam Pemanasan



Macam-macam Pemanasan
A.    Pengertian Pemanasan
        Dari beberapa pendapat tentang definisi pemanasan, dapat diambil kesimpulan bahwa pemanasan adalah kegiatan persiapan tubuh untuk meningkatkan frekuensi jantung dan penguluran otot yang bertujuan mempersiapkan emosional, fisiologis, dan fisiologis untuk melakukan berbagai macam latihan.
B.     Bentuk Bentuk Pemanasan
         Bentuk-bentuk dari pemanasan sebenarnya sangatlah banyak. Hal itu dikarenakan pemanasan biasanya disesuaikan dengan olahraga atau aktivitas fisik yang akan dilakukan. Namun dari berbagai macam bentuk pemanasan, dapat digolongkan menjadi berlari-lari kecil/joging,  pemanasan statis, dinamis, statis dinamis dan permainan.
1)      Pemanasan Statis
         Pemanasan statis yaitu pemanasan dengan bentuk peregangan yang dilakukan mulai dari bagian tubuh atas menuju kebawah ( dari kepala sampai kaki ) atau sebaliknya. Pemanasan berbentuk statis ini bertujuan untuk menyiapkan otot untuk melakukan kerja yang lebih berat agar tidak terjadi kram atau cedera otot yang lainnya. Pemanasan statis ini harus dilakukan dengan benar agar otot benar-benar terulur sempurna dan untuk menghindari cedera yang disebabkan karena penguluran otot yang tidak sesuai dengan anatomi tubuh yang semestinya.
2)      Pemanasan Dinamis
         Pemanasan dinamis yaitu pemanasan yang dilakukan dengan menggunakan gerakan yang saling berkesinambungan atau saling berkaitan. Contoh gerakan pemanasan dinamis yaitu gerakan menengokkan kepala keatas dan kebawah, gerakan menekuk pendek-pendek panjang-panjang pada tangan atau gerakang kombinasi ( bongkok jongkok bongkok tegak). Pemanasan bentuk ini dimaksudkan untuk melemaskan otot-otot yang kaku.
3)      Pemanasan khusus unutuk permainan bola futsal
Berapa program latihan kecepatan yang bisa anda lakukan dan hasilnya pasti bagus :
1.      Lakukan shuttle run  full speed dengan jarak 10 meter. Sebnyak 6-8 kali
2.      Lakukan sprint menggunakan alat bantu seperti ladder ( berbentuk seperti tangga).
Banyak manfaat dan kegunaan dari ladder ini. Bila pelatih fasih dalam menggunakannya. Selain kecepatan, juga mampu menambah tingkat koordinasi pemain.
3.      Jumping Jack
Lakukan jumping jack setidaknya 25 kali. Gerakan ini akan mempersiapkan tubuh Anda dengan memanaskan sistem yang ada dalam tubuh. Lompatlah tinggi-tinggi dan lakukan dengan penuh semangat sehingga tingkat antusiasme Anda semakin terdorong. Baca juga: Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah
4.      Bagian Paha
Lakukan dengan posisi “kuda-kuda” yakni dengan posisi tegak, majukan kaki kanan anda setengah langkah kedepan, letakan kedua tangan diatas ujung bagian atas lutut anda, secara bersamaan gerakan badan kebawah (arah kedepan) perlahan-lahan diimbangi dengan gerakan menekan lutut anda sampai terasa ketegangannya pada otot bagian bawah paha anda. Lakukan hal yang sama untuk kaki kirinya.
Selanjutnya masih bagian paha, untuk variasi gerakan yang lain. Dari posisi tegak rentangkan salah kaki kiri anda geser kearah kiri dan kaki kanan tetap pada posisi semula, letakan tangan anda dibagian atas lutu anda, kemudian rebahkan dan sedikit, turunkan badan anda ke kanan lakukan secara perlahan sampai terasa ketegangan pada otot paha anda, lakukan hal yang sama untuk kaki yang lainnya.
5.      Latihan Lari Belak-Belok (Zig-Zag)
Tujuannya adalah melatih mengubah gerak tubuh arah berkelok-kelok.
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
1)       Latihan ini dilakukan dengan cara berlari belak-belok dengan cepat sebanyak 2–3 kali di antara beberapa titik (misalnya 4–5 titik).
2)       Jarak setiap titik sekitar dua meter.
C.    Fungsi/Manfaat Pemanasan
        Mungkin anda dari kecil sudah biasa melakukan aktivitas pemanasan atau warming up sebelum berolahraga. Pada waktu sekolah dulu kita diajarkan untuk melakukan pemanasan dulu sebelum masuk ke pelajaran praktek olahraga di lapangan. Minimal kita disuruh lari-lari kecil keliling lapangan atau keliling di jalan-jalan luar sekitar sekolah. Ketika senam pagi bersama pun gerakan awal senam pasti pemanasan bagi yang datang tidak terlambat.
         Mungkin ada bertanya-tanya kenapa pemanasan harus dilakukan? apa fungsi dan manfaat dari melakukan pemanasan sebelum aktivitas fisik berat seperti olahraga? Dan berbagai pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin belum terjawab hingga saat ini. Yang pasti pemanasan sangat penting untuk dilakukan sebelum olahraga. Daripada menyesal kemudian karena tidak memanaskan diri, maka lakukanlah pemanasan walaupun hanya sebentar saja.
Beberapa manfaat dari pemanasan sebelum melakukan aktivitas fisik yang berat antara lain:
a.       beningkatkan suhu tubuh beserta jaringan-jaringannya.
b.      Menaikkan aliran darah melalui otot-otot yang aktif.
c.       Meningkatkan kerja jantung sehingga dapat mempersiapkan bekerjanya sistem cardiovascular.
d.       Menaikkan tingkat energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh.
e.       Meningkatkan pertukaran oksigen dalam hemoglobin.
f.       Meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal syaraf yang memerintahkan gerakan tubuh.
g.      Meningkatkan efisiensi dalam proses reciprokalinnervation.
h.      Meningkatkan kapasitas kerja fisik seseorang.
Dari berbagai manfaat dari pemanasan diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan utama pemanasan adalah untuk mempersiapkan tubuh kita untuk melakukan aktifitas fisik yang lebih berat dan untuk mencegah terjadinya cedera.
D.     Efek Akibat Kurangnya Pemanasan
        Tanpa melakukan pemanasan yang cukup sebelum melakukan aktivitas olahraga yang dominan menggerakkan otot, sendi dan tulang dapat mengakibatkan cedera otot dan cedera sendi. Sudah barang tentu cedera tersebut akan sangat mengganggu aktivitas dan mungkin akan sangat menyakitkan sehingga perlu perawatan medis lebih lanjut. Cedera otot bisa berbentuk keseleo, salah urat, terkilir, kram otot, sakit otot, dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar