Macam-macam Pemanasan
A. Pengertian Pemanasan
Dari beberapa pendapat
tentang definisi pemanasan, dapat diambil kesimpulan bahwa pemanasan adalah
kegiatan persiapan tubuh untuk meningkatkan frekuensi jantung dan penguluran
otot yang bertujuan mempersiapkan emosional, fisiologis, dan fisiologis untuk melakukan
berbagai macam latihan.
B. Bentuk Bentuk Pemanasan
Bentuk-bentuk dari pemanasan
sebenarnya sangatlah banyak. Hal itu dikarenakan pemanasan biasanya disesuaikan
dengan olahraga atau aktivitas fisik yang akan dilakukan. Namun dari berbagai
macam bentuk pemanasan, dapat digolongkan menjadi berlari-lari
kecil/joging, pemanasan statis, dinamis,
statis dinamis dan permainan.
1) Pemanasan Statis
Pemanasan statis yaitu
pemanasan dengan bentuk peregangan yang dilakukan mulai dari bagian tubuh atas
menuju kebawah ( dari kepala sampai kaki ) atau sebaliknya. Pemanasan berbentuk
statis ini bertujuan untuk menyiapkan otot untuk melakukan kerja yang lebih
berat agar tidak terjadi kram atau cedera otot yang lainnya. Pemanasan statis
ini harus dilakukan dengan benar agar otot benar-benar terulur sempurna dan
untuk menghindari cedera yang disebabkan karena penguluran otot yang tidak
sesuai dengan anatomi tubuh yang semestinya.
2) Pemanasan Dinamis
Pemanasan dinamis yaitu
pemanasan yang dilakukan dengan menggunakan gerakan yang saling
berkesinambungan atau saling berkaitan. Contoh gerakan pemanasan dinamis yaitu
gerakan menengokkan kepala keatas dan kebawah, gerakan menekuk pendek-pendek
panjang-panjang pada tangan atau gerakang kombinasi ( bongkok jongkok bongkok
tegak). Pemanasan bentuk ini dimaksudkan untuk melemaskan otot-otot yang kaku.
3) Pemanasan khusus unutuk permainan
bola futsal
Berapa program latihan kecepatan
yang bisa anda lakukan dan hasilnya pasti bagus :
1. Lakukan shuttle run full
speed dengan jarak 10 meter. Sebnyak 6-8 kali
2. Lakukan sprint menggunakan
alat bantu seperti ladder ( berbentuk seperti tangga).
Banyak manfaat dan kegunaan dari
ladder ini. Bila pelatih fasih dalam menggunakannya. Selain kecepatan, juga
mampu menambah tingkat koordinasi pemain.
3. Jumping
Jack
Lakukan jumping jack setidaknya 25
kali. Gerakan ini akan mempersiapkan tubuh Anda dengan memanaskan sistem yang
ada dalam tubuh. Lompatlah tinggi-tinggi dan lakukan dengan penuh semangat
sehingga tingkat antusiasme Anda semakin terdorong. Baca juga: Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah
4.
Bagian Paha
Lakukan
dengan posisi “kuda-kuda” yakni dengan posisi tegak, majukan kaki kanan anda
setengah langkah kedepan, letakan kedua tangan diatas ujung bagian atas lutut
anda, secara bersamaan gerakan badan kebawah (arah kedepan) perlahan-lahan
diimbangi dengan gerakan menekan lutut anda sampai terasa ketegangannya pada
otot bagian bawah paha anda. Lakukan hal yang sama untuk kaki kirinya.
Selanjutnya masih bagian paha, untuk variasi gerakan yang lain. Dari posisi tegak rentangkan salah kaki kiri anda geser kearah kiri dan kaki kanan tetap pada posisi semula, letakan tangan anda dibagian atas lutu anda, kemudian rebahkan dan sedikit, turunkan badan anda ke kanan lakukan secara perlahan sampai terasa ketegangan pada otot paha anda, lakukan hal yang sama untuk kaki yang lainnya.
Selanjutnya masih bagian paha, untuk variasi gerakan yang lain. Dari posisi tegak rentangkan salah kaki kiri anda geser kearah kiri dan kaki kanan tetap pada posisi semula, letakan tangan anda dibagian atas lutu anda, kemudian rebahkan dan sedikit, turunkan badan anda ke kanan lakukan secara perlahan sampai terasa ketegangan pada otot paha anda, lakukan hal yang sama untuk kaki yang lainnya.
5.
Latihan
Lari Belak-Belok (Zig-Zag)
Tujuannya
adalah melatih mengubah gerak tubuh arah berkelok-kelok.
Cara
melakukannya adalah sebagai berikut.
1)
Latihan ini dilakukan dengan cara berlari belak-belok
dengan cepat sebanyak 2–3 kali di antara beberapa titik (misalnya 4–5 titik).
2)
Jarak setiap titik sekitar dua meter.
C. Fungsi/Manfaat Pemanasan
Mungkin anda dari kecil sudah
biasa melakukan aktivitas pemanasan atau warming up sebelum berolahraga.
Pada waktu sekolah dulu kita diajarkan untuk melakukan pemanasan dulu sebelum
masuk ke pelajaran praktek olahraga di lapangan. Minimal kita disuruh lari-lari
kecil keliling lapangan atau keliling di jalan-jalan luar sekitar sekolah.
Ketika senam pagi bersama pun gerakan awal senam pasti pemanasan bagi yang
datang tidak terlambat.
Mungkin ada
bertanya-tanya kenapa pemanasan harus dilakukan? apa fungsi dan manfaat dari
melakukan pemanasan sebelum aktivitas fisik berat seperti olahraga? Dan
berbagai pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin belum terjawab hingga saat
ini. Yang pasti pemanasan sangat penting untuk dilakukan sebelum olahraga.
Daripada menyesal kemudian karena tidak memanaskan diri, maka lakukanlah
pemanasan walaupun hanya sebentar saja.
Beberapa manfaat dari pemanasan sebelum melakukan aktivitas fisik yang
berat antara lain:
a. beningkatkan suhu tubuh beserta jaringan-jaringannya.
b. Menaikkan aliran darah melalui otot-otot yang aktif.
c. Meningkatkan kerja jantung sehingga dapat mempersiapkan bekerjanya sistem cardiovascular.
d. Menaikkan tingkat energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh.
e. Meningkatkan pertukaran oksigen dalam hemoglobin.
f. Meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal syaraf yang memerintahkan gerakan
tubuh.
g. Meningkatkan efisiensi dalam proses reciprokalinnervation.
h. Meningkatkan kapasitas kerja fisik seseorang.
Dari berbagai manfaat
dari pemanasan diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan utama pemanasan adalah
untuk mempersiapkan tubuh kita untuk melakukan aktifitas fisik yang lebih berat
dan untuk mencegah terjadinya cedera.
D. Efek Akibat Kurangnya Pemanasan
Tanpa melakukan pemanasan
yang cukup sebelum melakukan aktivitas olahraga yang dominan menggerakkan otot,
sendi dan tulang dapat mengakibatkan cedera otot dan cedera sendi. Sudah barang
tentu cedera tersebut akan sangat mengganggu aktivitas dan mungkin akan sangat
menyakitkan sehingga perlu perawatan medis lebih lanjut. Cedera otot bisa
berbentuk keseleo, salah urat, terkilir, kram otot, sakit otot, dan sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar